Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai Pelayanan TKI Terpadu Disnakertrans Jabar Muhammad Arifin saat dihubungi wartawan via ponsel, Kamis (23/6/2011).
"Dengan adanya kebijakan dari pemerintah, maka calon TKI asal Jabar itu terancam gagal berangkat ke Arab Saudi," jelas Arifin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara data calon TKI dari Jabar yang akan ke Arab Saudi itu berjumlah 27.746 orang," ungkapnya.
Ia menambahkan, selama ini ada tiga daerah di Jabar yang menyuplai TKI ke sejumlah negara terutama Arab Saudi. Daerah itu yakni Sukabumi, Indramayu, dan Cianjur.
"Calon TKI yang hendak ke Arab Saudi dari Sukabumi jumlanya 4.185 orang, Indramayu sebanyak 1.538, dan Cianjur sekitar 500 orang," terang Arifin.
Keluarnya keputusan pemerintah soal penghentian kiriman TKI ke Arab Saudi, maka Disnakertrans Jabar serta berkoordinasi dengan BNP2TKI dan PPTKIS (perusahaan pelaksana penempatan TKI swasta) untuk mencari alternatif serta solusi kepada nasib calon TKI asal Jabar itu.
"Kemungkinan calon TKI asal Jabar yang akan kerja ke Arab itu dialihkan ke negara lain," tutup Arifin.
(bbp/ern)











































