"Penumpangnya sedikit kalau dibanding bus biasa karena biasanya banyak penumpang yang sampai berdiri. Bus perempuan enggak ada yang penuh kursinya juga," kata Koordinator Timer DAMRI Desmon kepada detikbandung di shelter bus Jalan Asia-Afrika, Selasa (21/6/2011).
Dijelaskan Desmon, seluruh bus jurusan Cibiru-Kebon Kalapa berjumlah 15 unit. Dari 15 tersebut dua di antaranya dijadikan bus khusus perempuan. Otomatis, bus normal (dicampur laki-laki dan perempuan) berkurang dua unit karena tidak ada penambahan armada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika kondisi penumpang banyak, bus bisa menampung hingga 100 orang dengan konsekuensi sebagian di antaranya harus berdiri sepanjang perjalanan.
"Kalau bus penumpangnya campur biasanya penumpang melebihi kursi. Kalau yang khusus perempuan karena penumpangnya sedikit jadi pas jok saja," jelas Wawan.
Dari dua bus khusus perempuan, hingga pukul 17.00 WIB, satu bus tiga kali datang ke shelter di Jalan Asia-Afrika dengan jumlah penumpang tercatat 55, 57, dan 39. Sementara satu bus lagi tercatat empat kali datang dengan jumlah penumpang masing-masing 31, 38, 46, dan 27 orang.
(ors/ern)










































