Polisi Tak Beri Perlindungan Khusus Warga Arab di Bandung

TKI Dipancung

Polisi Tak Beri Perlindungan Khusus Warga Arab di Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 21 Jun 2011 10:40 WIB
Bandung -

Polrestabes Bandung tetap melakukan antisipasi keamanan terkait imbas TKI yang dipancung di Arab Saudi. Meski warga Arab yang tinggal di Kota Bandung tidak diperlakukan khusus, polisi tetap memberi perlindungan.

"Warga Arab yang ada di Bandung tetap kami pantau dan lindungi, tapi tidak diperlakukan khusus. Ya, perlakuan pengamanan yang kami berikan sama dengan masyarakat lainnya," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto tanpa memegang data berapa jumlah warga Arab di Bandung.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara baksos HUT Bhayangkara ke-65 di panti jompo Budi Pertiwi, Jalan Sancang, Kota Bandung, Selasa (21/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Jaya, pihaknya belum mensinyalir adanya indikasi gangguan keamanan terhadap warga Arab yang menetap di Bandung pascakejadian pemancungan Ruyati, TKI asal Bekasi. Meski begitu, Polisi tetap berupaya mencegah serta mendeteksi sejak dini upaya oknum masyarakat yang berniat membuat kekacauan.

Jaya mengatakan bakal menindak tegas orang-orang yang mencoba melawan aturan hukum. Ia meminta warga Bandung untuk menjaga kondusifitas yang selama ini berlangsung.

"Saya imbau warga tak terbawa arus dan bertindak tanpa melanggar hukum," terang Jaya.

Ditanya soal warga yang berniat unjuk rasa di Kota Bandung terkait kasus TKI dipancung di Arab Saudi, Jaya mengaku hingga hari ini belum ada pihak yang memberi pemberitahuan atau izin.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads