Ayi Vivananda Girang Peserta Kukuyaan Membludak

Ayi Vivananda Girang Peserta Kukuyaan Membludak

- detikNews
Minggu, 19 Jun 2011 10:39 WIB
Ayi Vivananda Girang Peserta Kukuyaan Membludak
Bandung - Jumlah peserta yang mendaftar mencapai dua ribu orang, namun karena keterbatasan peralatan, peserta yang ikut 'Kukuyaan' hari ini sebanyak 800 orang. Itu pun ternyata melebihi dari target, yaitu 500 orang.

Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda girang karena jumlah peserta kukuyaan membludak. "Saya gembira dan bersyukur karena ini merupakan sumbangan nyata warga untuk menjaga Sungai Cikapundung sekaligus menjadikannya sebagai ruang publik," kata Ayi sebelum melepas peserta kukuyaan di Jalan Viaduct, Minggu (19/6/2011).

Disinggung rute yang akan disusuri peserta Ayi mengatakan rutenya dimulai dari Sungai Cikapundung di Jalan Viaduct hingga Kantor PLN Distribusi Jabar dan Banten, Jalan Asia Afrika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita ambil rute ini yang panjangnya sekitar dua kilometer karena dianggap rute aman," ungkapnya.

Menurut Ketua Panitia Kukuyaan Rahim Asyik, jumlah peserta yang mendaftar ke panitia sangat di luar perkiraan. "Jumlah peserta yang tercatat 842 orang," katanya.

Dijelaskan Rahim, sebenarnya jumlah pendaftar mencapai 2 ribu orang. Namun, keterbatasan peralatan membuat panitia membatasi peserta.

"Untuk peralatan seperti ban, pelampung, dan lain-lain, itu juga ada yang berasal dari sumbangan dinas-dinas," terang Rahim.

Sementara mereka yang terlibat terdiri dari 37 komunitas sungai di bantaran Cikapundung dan tiga komunitas Sungai Cidurian. Untuk menutupi biaya kegiatan, sambung Rahim, kebanyakan warga udunan alias patungan.

Peserta kukuyaan sendiri dilepas sekitar pukul 10.00 WIB di Sungai Cikapundung yang berlokasi di Jalan Viaduct. Tidak mau kalah dengan peserta, Ayi Vivananda pun ikut dalam rombongan kuya.

Pantauan detikbandung, para peserta terlihat menyimpan ban bekas yang sudah diisi angin di atas air, sementara peserta berada di atasnya dengan posisi terlentang. Tangan-tangan mereka dengan lincah menjadi dayung yang menggerakkan arah mereka.


(ors/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads