Sebanyak 30 orang dari LSM Penjara melakukan unjuk rasa di depan Kejati Jabar, Jalan Martadinata, Kamis (16/6/2011). Kendati berlangsung tertib, aksi mereka sempat diwarnai pembakaran ban.
Pedemo meminta pihak Kejati Jabar untuk serius menangani kasus-kasus korupsi yang terjadi Jawa Barat. Massa mempertanyakan sejumlah pejabat di Jabar yang terindikasi korupsi tapi berkeliaran bebas dan masih aktif bekerja.
"Kami menuntut agar kejaksaan tegas menyelesaikan kasu korupsi. Jangan korupsi menjadi aib di Jabar," ujar koordinator LSM Penjara, Adang Sutisna, saat di lokasi demo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
LSM Penjara juga mendesak Gubernur Jabar Ahmad Heryawan segera menonaktifkan Kadis Pendapatan Daerah Jabar Bambang Heryanto, yang saat ini berstatus tersangka sejak menjabat sekda Kabupaten Subang. Bambang diyakini terlibat kasus upah pungut yang menyeret banyak pihak.
"Selain itu meminta kepada Wali Kota Bandung juga non aktifkan Kepala DBMP Iming Ahmad dan Kadisparbur Bandung Priana," ungkap Adang.
Iming dituduh menyelewengkan uang negara, khususnya terkait proyek pengecatan jalur sepeda, serta pembangunan dan perawatan Jalan Braga. Kalau Priana menjadi terdakwa kasus korupsi dana talangan dari pos dana stimulam APBD Bandung 2004 sebesar Rp 2,5 miliar.
Pedemo membakar satu ban mobil bekas di gerbang masuk Kejati Jabar. Asap hitam sempat mengepul sebelum petugas keamanan Kejati Jabar menyemprot dengan menggunakan alat pemadam. Puluhan polisi turut bersiaga di lokasi unjuk rasa. Massa bubar secara tertib sekitar pukul 12.30 WIB.
(bbp/ern)











































