Aturan Gubernur Dipilih DPRD akan Segera Diserahkan ke DPR

Aturan Gubernur Dipilih DPRD akan Segera Diserahkan ke DPR

- detikNews
Kamis, 09 Jun 2011 18:11 WIB
Bandung - Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan menyatakan pembahasan mengenai draft RUU pemilihan kepala daerah akan segera diserahkan ke DPR untuk disahkan. Dalam draft RUU itu dikatakan secara jelas jika pemilihan gubernur akan dipilih DPRD.

Hal itu dikatakan Djohermansyah saat jumpa pers usai membuka Diseminasi Desertada di Grand Hotel Aquila Bandung, Jalan Dr Djundjunan, Kamis (9/6/2011).

"Untuk kepala daerah, kebutuhan kita sementara ini untuk gubernur tidak akan dipilih langsung tapi melalui perwakilan rakyat di DPRD. Namanya representatif demokrasi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk pemilihan walikota dan bupati akan dilakukan tetap seperti biasa yaitu secara langsung. Untuk pemilihan gubernur dalam desain RUU Pilkada, sistem pemilihannya tidak sepaket (Gubernur dan Wakil Gubernur-red).

"Jadi pemilihannya tidak sepasang tapi tunggal," katanya.

Prinsip perubahan pemilihan gubernur, dikatakannya melihat dari sisi otonomi yang terbatas.

"Gubernur kan wakil pemerintah pusat dibanding sebagai kepala daerahnya itu sendiri, oleh karena itu cukup melalui pemilihan oleh DPRD. Sementara pemilihan bupati dan walikota masih tetap dipertahankan, karena otonominya lebih luas. Legitimasinya, harus dikuatkan oleh pemilihan langsung," katanya.

Selain itu, alasan efisiensi juga menjadi pertimbangan kenapa gubernur dipilih oleh DPRD. "Penyelenggaraan Pilkada sangat mahal biayanya, belum lagi biaya dari kantong kandidatnya," katanya.

Sementara itu di tempat yang sama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan karena RUU itu belum diundangkan, maka Pemprov Jabar akan tetap mengalokasikan anggaran untuk pemilihan gubernur.

"Ya kalau siap-siap (anggaran dana-red) enggak apa-apa kan. Kalau nanti pada saatnya UU-nya diputuskan dipilih lewat DPRD ya tinggal dipakai saja anggarannya untuk pembangunan yang lain,"," kata Heryawan.

"Jangan sampai jika nanti kemudian keputusannya dipilih langsung, uang tidak disediakan, wah gawat dong kalau begitu," tambahnya.

Seperti diketahui, Heryawan juga dikabarkan akan kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur periode selanjutnya.

(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini