"Seberapa besar pengembangannya, tentunya harus ada analisa atau kegiatan pengkajian ke depan. Apakah sesuai jika bandara di Husein Sastranegara ini ditingkatkan seperti di Surabaya atau di Yogyakarta," ujar Umar kepada wartawan saat ditemui usai Sertijab di Mako Lanud Husein Sastranegara, Selasa (7/6/2011).
Umar mengatakan untuk penambahan jalur penerbangan di Lanud Husein Sastranegara akan dikaji berdasarkan kondisi dan kapasitas yang ada. "Tentunya kita harus melihat dari kondisi yang ada. Tidak serta merta seluruh penerbangan yang ingin mendarat atau melakukan penerbangan dari bandara ini diizinkan semua. Tapi kita harus lihat kapasitasnya. Jangan sampai ingin semua, tapi kapasitas tidak memadai," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum bisa memastikan sekarang, kita lihat nanti dari hasil kajian, berapa banyak flight yang bisa tambah. Saya harus pelajari dulu, berapa daya tampung apron di bandara Husein Sastranegara kalau seluruh pesawat datang," tutupnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, penerbangan dari dan ke Bandung melalui Bandara Husein Sastranegara hingga Agustus 2011 mendatang akan kembali bertambah ke lima rute penerbangan baru dan dua rute penerbangan tambahan.
Adapun rute baru dengan Maskapai Penerbangan Air Asia, tersebut adalah Bandung-Pekanbaru, Bandung-Padang, Bandung-Palembang, dan Bandung-Semarang, serta maskapai Sky Arion rute Bandung-Solo. Selain itu juga ada penambahan rute untuk tujuan Denpasar dan Medan, dari Bandara Husein Sastranegara, yang sebelumnya sehari sekali akan ditambah menjadi sehari dua kali.
(tya/ern)










































