Tipikal permainan Eka dan Radovic cenderung sama, yakni sebagai pengatur irama permainan atau playmaker. "Saya hampir tidak bisa memainkan peran (sebagai playmaker). Karakter saya yang sebenarnya tidak muncul," ujar Eka kepada detikbandung di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (6/6/2011).
Eka berharap bisa kembali ditempatkan sebagai playmaker dalam dua laga sisa kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011, saat melawan Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eka mengatakan, sejak kedatangan Radovic membela 'Maung Bandung', dirinya lebih dimainkan sebagai gelandang penyeimbang permainan tim. Tepatnya di antara playmaker dan gelandang bertahan.
"Kalau saya memaksakan memunculkan karakter sebagai playmaker, permainan saya sama Radovic enggak akan sinkron. Makanya saya mengalah," tutur Eka.
Disinggung jika Eka dan Radovic dimainkan sebagai playmaker secara bersamaan, ia mengaku tidak masalah.
"Bisa saja sih. Tapi namanya dirigen itu idealnya satu. Kalau ada dua dirigen dalam orkestra enggak akan benar," jelas Eka.
(orb/bbp)











































