Farina dan Anggoro Pemenang Duta Batik Jabar 2011

Farina dan Anggoro Pemenang Duta Batik Jabar 2011

Erna Mardiana - detikNews
Senin, 06 Jun 2011 09:57 WIB
Farina dan Anggoro Pemenang Duta Batik Jabar 2011
Bandung -

Farina Rose dan Raden Anggoro Putro Wibowo terpilih menjadi Duta Batik Jawa Barat 2011, setelah berhasil menyisihkan 18 finalis lainnya. Sementara gelar runner-up 1 (juara ketiga) diraih Nona Mardlatillah dan Suprayogi, dan runner-up (juara kedua) disabet Dian Octarina dan Doni Febrian Hasan.

Pada Malam Penganugerahan Batik Jabar di Ciwalk, Minggu malam (5/6/2011), terpilih juga juara favorit yang dipilih berdasarkan polling SMS. Farina Rose juga menyabet juara ini, sementara untuk pria disabet Moch Layala, satu-satunya peserta yang masih duduk di bangku SMU.

Wagub Jabar Dede Yusuf dan Ketua Yayasan Batik Jabar Sendy Yusuf yang langsung menyerahkan penghargaan kepada duta batik Jabar 2011 terpilih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenakan rok batik kipas khas Tasikmalaya, Farina Rose terlihat sumringah saat dipanggil sebagai juara. Senyumnya terus mengembang. Begitu pula Raden Anggoro Putro Wibowo. Meski awalnya ragu maju ke depan saat namanya dipanggil pembawa acara, Anggoro yang mengenakan kemeja batik mega mendung khas Cirebon tampak bahagia.

Pembukaan malam penganugerahan Duta Batik Jabar 2011 dibuka Wagub Jabar Dede Yusuf, Ketua Yayasan Batik Jabar Sendy Yusuf, Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanegara, Dekan Fakultas Fikom Unpas Dede Mulyana dengan membunyikan angklung setinggi satu meter secara berbarengan. Setiap orang memegang angklung ukuran besar itu.

Selanjutnya 20 finalis yang telah menjalani masa karantina selama tiga hari melakukan peragaan busana. Lalu dipilih 10 finalis, yang mereka mengikuti sesi tanya jawab dari tiga juri. Ketiganya adalah Kania Roesli, Komarudin Kudiya, dan Uci dari Disparbud Jabar.

Menurut salah seorang juri, terpilihnya Farina Rose dan Anggoro menjadi duta batik Jabar 2011, karena mereka mendapatkan nilai tertinggi dibandingkan finalis lainnya.

"Penilaian sudah kami lakukan mulai dari finalis memasuki karantina. Kriteria yang kami nilai di antaranya wawasan ilmu pengetahuan, komunikasi, dan sikap selama masa karantina," ujar Komarudin.

Sementara itu Ketua Yayasan Batik Jawa Barat Sendy Yusuf berharap para pemenang nantinya bisa mempromosikan batik Jabar yang kini hampir ada di setiap kabupaten mempunyai batik.

"Mereka juga harus mempromosikan wisata di Jabar. Mereka akan bekerjasama dengan yayasan batik Jabar dan juga Disparbud Jabar," ujar Sendy.

(ern/bbp)


Berita Terkait