35.228 Peserta Berebut Masuk PTN

35.228 Peserta Berebut Masuk PTN

- detikNews
Selasa, 31 Mei 2011 07:58 WIB
Bandung - Sebanyak 35.228 peserta hari ini menjalani ujian SNMPTN 2011 di Panlok Bandung. Hingga tadi malam, masih ada 20 peserta yang belum memanfaatkan pin yang dibelinya serta mengambil kartu tanda pendaftaran.

"Dari yang beli PIN ada yang gagal memanfaatkannya sehingga tak bisa mencetak kartu tanda pendaftaran. Sejak Kamis ada 95 orang yang seperti itu," ujar Sekretaris Eksekutif SNMPTN Panlok Bandung Asep Ghana Suganda, dalam jumpa pers di Sekretariat SNMPTN di Kampus ITB, Jalan Ganeca, Selasa (31/5/2011).

Panitia sudah memberi kesempatan bagi peserta itu hingga pukul 19.30 WIB, Senin (30/5/2011). Namun masih saja 20 pesertaitu tidak datang. Kemungkinan tak datang saat ujian hari ini, panitia telah lebih dulu menyatakan 20 peserta itu gugur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai semalam, tersisa 20 orang yang tidak melaporkan. Kalau tidak punya kartu kan tidak tahu mau ujian dimana. Kalau tidak ujian, ya sudah gugur," katanya.

Namun saat dipastikan, apakah 20 orang yang gugur tersebut sudah termasuk ke dalam 35.228 peserta atau tidak, Asep sendiri mengaku tidak mengetahuinya.

"Saya juga tidak tahu, apakah yang gagal mencetak kartu itu sudah termasuk pada jumlah peserta atau belum," katanya.

Asep mengemukakan alasan yang diungkapkan peserta yang terlambat melaporkan kegagalan mencetak kartu tanda pendaftaran.

"Mereka bilang sibuk. Malah ada yang bilang baru berlibur. Gimana itu, seperti yang tidak niat," katanya.

Ujian sendiri baru akan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan jadwal Tes Potensi Akademik yang kemudian dilanjutkan dengan Tes Bidang Studi Dasar.

Total peserta SNMPTN 2011 Panlok Bandung dilihat daru yang mendaftar online dan sampai dengan pukul 20.00 WIB, Senin (30/5/2011) ada sebanyak 35.228 yang terdiri dari kelompok IPA 12.311, IPS 12.973 dan IPC 9.944.




(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini