'Pasangan Thalassaemia Sebaiknya Jangan Punya Anak'

'Pasangan Thalassaemia Sebaiknya Jangan Punya Anak'

- detikNews
Sabtu, 28 Mei 2011 13:48 WIB
Pasangan Thalassaemia Sebaiknya Jangan Punya Anak
Bandung - Kepala Dinas Kesehatan Jabar Alma Lucyati mengimbau kepada pasangan yang akan menikah untuk melakukan pengecekan kesehatan. Hal itu untuk mengetahui apakah pasangan kita mengidap penyakit thalassaemia atau tidak. Jika telanjur menikah, pasangan thalassaemia diimbau tak punya anak.

Menurut Alma, hal itu untuk mencegah semakin banyaknya orang yang mengidap thalassaemia. Sebab, thalassaemia menular melalui genetik alias keturunan.

"Makanya kita imbau supaya mereka yang mau menikah cek dulu kesehatannya," ujar Alma. Demikian dikemukakan Alma kepada wartawan usai menghadiri peringatan Hari Thalassemia se-Dunia di area parkir barat Gedung Sate, Sabtu (28/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Thalassaemia sendiri secara klinis dibagi tiga. Pertama thalassaemia minor, penderita ini tidak memperlihatkan gejala khusus, dan hidup seperti orang normal, serta tidak membutuhkan transfusi darah.

Kedua thalassaemia intermedia, gejalanya ringan, membutuhkan darah tapi tidak rutin. Terakhir thalassaemia mayor, penderita ini membutuhkan transfusi darah secara rutin.

Dituturkan Alma, jika salah seorang pasangannya mengidap thalassaemia minor, maka 50 persen kemungkinan akan menular pada anaknya. Sementara, kemungkinan anaknya tidak tertular juga 50 persen.

Jika pasangan itu keduanya mengidap thalassaemia minor, maka kemungkinan 50 persen anaknya bakal mengidap thalassaemia minor, dan 25 persen thalassaemia mayor. Sementara kemungkinan anaknya lahir normal hanya 25%.

"Jadi, kalau salah satu atau kedua pasangan mengidap thalassaemia, sebaiknya mereka tidak punya anak," tandas Alma.

(ors/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini