Salah satu pemilik rumah Husin (58), menuturkan saat dirinya hendak Salat Maghrib, ia mendengar suara ledakan. Saat dilihat dari lantai dua yang ditempati adiknya terlihat kobaran api. "Merembetnya cepat sekali," ujar Husin.
Husin, bersama adik-adiknya yaitu Ujang, Juah, dan Ilah menempati rumah itu bersama. Namun dibagi berupa petak-petak rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beruntung kami cepat padamkan, kalau tidak bisa merembet ke rumah lain karena ini kawasan rumah padat penduduk," terangnya.
Dugaan sementara, kata dia, kebakaran disebabkan konsleting. "Kami sudah meminta PLN untuk memadamkan listrik," katanya.
Kini lokasi pemadam kebakaran gelap gulita. Arus lalu lintas pun sebelumnya mengalami macet total. Jalan Wastukencana hanya dipakai satu lajur yaitu sebelah kiri, sementara sebelah kanan ditutup. Akibatnya arus lalu lintas mengular hingga Jalan Pajajaran.
(ern/ern)










































