"Hingga Minggu (22/5/2011) siang ada sekitar 40 surat pendaftar yang masuk via email panitia. Jumlah itu belum termasuk pendaftar yang melalui pos atau dikirim langsung ke Panitia AIJ paling lambat Senin (23/5/2011) cap pos pukul 16.00 WIB. Setelah itu, Tim Pengkaji akan segera mulai bekerja menilai hasil karya yang masuk ke Panitia," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat Deny Djuanda Puradimaja dalam rilis yang diterima detikbandung, Minggu (22/5/2011).
Ia pun menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang sudah mengirimkan data untuk mengikuti penilaian AIJ. Karena AIJ ini baru baru pertama kali dilaksanakan, Deni pun menginginkan hasil yang terbaik. Tim Penilai atau pengkaji akan bekerja keras untuk menilai dan mengkaji, sehingga karya inovasi yang nanti jadi pemenang adalah yang benar-benar terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Deny menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mengabulkan permintaan pengunduran batas waktu pendaftaran. Panitia sepakat untuk tetap menutup pendaftaran pada tanggal 20 Mei 2011 sesuai dengan komitmen dan aturan yang sudah ditetapkan. Namun panitia masih menolerir hingga tanggal 23 Mei 2011 khusus untuk kelengkapan data yang dibutuhkan dikarenakan tidak bisa melalui email.
"Kami mohon maaf tidak bisa mangabulkan pengunduran batas waktu pendaftaran, hal ini dengan pertimbangan sebagai pembelajaran sekaligus penghargaan kepada masyarakat yang telah mendaftarkan tepat waktu. Jika tidak sempat tahun ini, dipersilahkan mengajukan pada tahun depan," tutur Deny.
Pemprov Jabar akan memberikan penghargaan AIJ bagi masyarakat yang mempunyai hasil karya inovatif. AIJ sendiri, merupakan wujud apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan pengabdian dan dharma bhaktinya melalui hasil karya inovatif baik perorangan maupun kelompok dalam memberikan solusi menyelesaikan permasalahan pembangunan di Jawa Barat dan Bangsa Indonesia umumnya. Untuk tahun ini, AIJ mengangkat tema “Kemanusiaan dan Lingkungan”, Tim independen yang terdiri atas para ahli dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Kota Bandung yang diketuai Prof. Dr. Hendra Gunawan (ITB).
AIJ merupakan penghargaan Gubernur Jawa Barat terhadap hasil karya inovatif yang berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan di Jawa Barat, yang meliputi bidang: (1) pendidikan; (2) kesehatan; (3) pangan; (4) energi lingkungan hidup; (5) seni, budaya dan pariwisata; (6) infrastruktur dan lingkungan hidup. Tim pengkaji akan menentukan 6 penerima anugerah untuk kategori perorangan, pemenang akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp.35 juta per orang, dan 6 penerima anugerah untuk kategori kelompok akan mendapat hadiah sebesar Rp 55 juta per kelompok.
(tya/tya)










































