"Tadi kami lakukan operasi. Proyektilnya sudah terangkat," ujar Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Bandung Rudi Kurniadi Kadarsyah saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Pasteur.
Ia menuturkan, Firman yang sebelumnya dirawat di RS Al Islam dibawa ke RSHS sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. "Dari hasil pemeriksaan, pasien didiagnosa ada patah tulang terbuka di bagian tulang kering kaki kanan. Serta ada benda asing di dalam situ yang disebabkan peluru," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain operasi, tadi juga dilakukan pembersihan luka. Kaki yang patah juga sudah digips patahannya," ungkap Rudi.
Ia mengatakan, polisi sudah ada yang datang guna mengambil proyektil yang berhasil diangkat tadi. Proyektil tersebut dibawa pihak kepolisian untuk keperluan pemeriksaan. "Ada dua orang polisi dari Polsek Buahbatu yang datang," kata Rudi.
Seorang pengamen, Firman, tersungkur setelah ditembak pria misterius di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (18/5/2011) sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku penembakan yang mengendrai sepeda motor jenis matic itu langsung kabur setelah satu kali meletuskan senjata api.
(tya/bbn)










































