Proses seleksi ini untuk mencari 6 bibit pesepakbola Bandung usia 10-16 tahun yang bakal mendapat beasiswa penuh dalam Milan Junior Camp di Bali 17 Juni-17 Juli mendatang.
Total ada 10 kota di Indonesia yang jadi tempat seleksi sejak 7 Mei hingga 12 Juni. Setelah menjalani program Milan Junior Camp di Bali, akan dipilih 18 anak yang akan menjadi Indonesian All Star Team Challenge 2011 (IASTC) dan bermain di pertandingan persahabatan dengan Akademi AC Milan dari negara lain di Stadion San Siro, Italia.
"Dengan digelarnya seleksi di 10 kota, diharapkan kita bisa jaring lebih banyak talenta muda pesepakbola tanah air. Sehingga bisa dapat All Star Team yang jauh lebih bagus dari tim tahun kemarin yang menjadi juara," kata Managing Director PT Asia Sports Development (ASD) Indria Jamil dalam konferensi pers di D'Palm, Jalan Lombok, Jumat (13/5/2011).
Kompetisi tersebut menargetkan 1.000 peserta di tiap kota. Proses seleksinya sendiri bekerjasama dengan Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan menerapkan talent identification test dengan melihat bakat dan tes spesifik skill sepakbola.
"Kami sebatas membantu untuk merekrut dan menjaring para calon pesepakbola dari yang baik menjadi yang terbaik," jelas Hadi Rahmadani, perwakilan UNJ.
Tahun lalu, Indonesian All Star Team meraih juara pertama di turnamen internasional Intesa San Paolo yang diselenggarakan AC Milan di Italia. 17 pemain muda berbakat yang terpilih oleh pelatih AC Milan Academy berhasil mengalahkan tim Milan Junior Camp lain yang diikuti 30 negara. Tim Indonesia mampu mengalahkan Italia dengan skor 1-0 di babak final.
(ors/ern)











































