Koordinator Aksi FPI Jabar Abdul Kohar menyatakan pihaknya menolak secara tegas diputarnya film '?' di bioskop-bioskop yang tersebar di Kota Bandung. Sebab, kata dia, film tersebut seolah menyebarkan ajaran pluralisme yang difatwakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Film yang dirilis Hanung Bramantyo itu jelas menyebarkan pluralisme. Kami menolak film '?' dan minta ditarik dari bisokop," jelas Abdul saat ditemui di lokasi unjuk rasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan Republika yang jadi salah satu sponsor atau pendukung film '?' telah menghianati umat Islam," kata Abdul.
Pedemo tiba di halaman kantor Disparbud Kota Bandung sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka membawa poster bernada kecaman yang antara lain, 'Film '?' Mengancam NKRI', 'Film '?' Menodai Umat Islam' dan 'Ganyang Hanung Bramantyo'. Puluhan aparat kepolisian berjaga di lokasi demo.
(bbn/ern)










































