FPI Jabar Minta Bioskop di Bandung Tarik Film '?'

FPI Jabar Minta Bioskop di Bandung Tarik Film '?'

- detikNews
Selasa, 10 Mei 2011 11:19 WIB
FPI Jabar Minta Bioskop di Bandung Tarik Film ?
Bandung - Sekitar 100 orang dari Front Pembela Islam (FPI) Jabar menggeruduk kantor Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, Selasa (10/5/2011). Mereka meminta Film '?' (baca: Tanda Tanya) karya Hanung Bramantyo ditarik peredarannya dari bioskop.

Koordinator Aksi FPI Jabar Abdul Kohar menyatakan pihaknya menolak secara tegas diputarnya film '?' di bioskop-bioskop yang tersebar di Kota Bandung. Sebab, kata dia, film tersebut seolah menyebarkan ajaran pluralisme yang difatwakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Film yang dirilis Hanung Bramantyo itu jelas menyebarkan pluralisme. Kami menolak film '?' dan minta ditarik dari bisokop," jelas Abdul saat ditemui di lokasi unjuk rasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam aksinya, massa menyatakan tiga sikap yakni film '?' adalah film sesat dan menyesatkan yang haram ditonton oleh umat Islam, Lembaga Sensor FIlm (LSF) telah melakukan kesalahan fatal dengan meloloskan film yang dinilai mereka menyerang ajaran Islam

"Dan Republika yang jadi salah satu sponsor atau pendukung film '?' telah menghianati umat Islam," kata Abdul.

Pedemo tiba di halaman kantor Disparbud Kota Bandung sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka membawa poster bernada kecaman yang antara lain, 'Film '?' Mengancam NKRI', 'Film '?' Menodai Umat Islam' dan 'Ganyang Hanung Bramantyo'. Puluhan aparat kepolisian berjaga di lokasi demo.


(bbn/ern)


Berita Terkait