"Dalam melakukan kegiatan saya tetap akan mengarah dan meminta petunjuk dari Bupati Subang yaitu Mang Eep Hidayat. Saya masih menjunjung azas praduga tak bersalah," ujar Ojang saat ditemui usai pertemuan dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jumat (6/5/2011). Pertemuan tersebut terkait pemberhentian sementara 3 kepala daerah akibat terjerak perkara korupsi.
Ojang mengatakan, dalam pengambilan keputusan ia akan tetap berkonsultasi dengan Eep, karena bagaimanapun ada kebijakan yang tidak dapat ia ambil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Ojang mengaku tetap arus memiliki idealisme dalam menjalankan Pemkab Subang. Jika arahan atau petunjuk dari Bupati Subang non aktif dinilai menyalahi, ia tegas menyatakan tidak akan mengikutinya.
"Meminta arahan dan petunjuk itu kan etika saja, saya juga harus punya idealisme. Soal nanti kebijakannya melanggar hukum ya tidak akan saya lakukan," katanya.
Ojang mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan menggelar rapat muspida untuk menunjukkan keseriusan pada masyarakat Subang. Saat disinggung apakah ia akan menggunakan fasilitas Bupati Subang selama menjadi Plt Bupati, ia mengatakan sudah cukup puas dengan fasilitas yang ia dapat saat ini.
"Saya masih merasa puas dengan fasilitas sebagai wakil bupati, jadi fasilitas bupati lainnya ya silakan dipakai oleh bupati karena kan beliau masih bupati," katanya.
Lalu bagaimana jika Eep terbukti bersalah di persidangan, akankah Ojang kemudian akan menggantikan Eep sebagai Bupati Subang?
"Saya jadi bupati atau tidak jadi bupati itu gimana restu dari Bupati Subang. Karena hubungan saya dengan Mang Eep bukan hanya Bupati dan Wakil Bupati, tapi saya dibesarkan oleh beliau, jadi saya akan menghormati beliau. Hanya saja nanti akan lihat dari aturan yang berlaku," katanya.
(tya/ern)










































