"Perkembangan bom bunuh diri di Cirebon sudah dilakukan penangkapan terhadap 2 orang. Ke depannya kita akan terus melakukan penyidikan sistematis untuk yang terlibat akan diproses secara hukum," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Suparni Parto usai Apel Gelar Pasukan di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Sabtu (30/4/2011).
Dua orang tersangka yaitu BSK dan AB. Ditambahkan Parto, polisi baru-baru ini melakukan penggeledahan pada rumah yang diduga ada keterlibatan. BSK menjadi tersangka, karena memiliki empat rangkaian bahan peledak di rumahnya. Sedangkan, AB diduga mengetahui rencana M Syarif melakukan aksi bom bunuh diri yang melukai 30 orang tersebut.
"Penggeledahan terus dilakukan. Sepanjang mereka memiliki keterkaitan dengan tindak pidana yang terjadi dan kita memiliki informasi tentang adanya keterkaitan kita akan melakukan teknis penyidikan secara berlanjut," katanya.
Namun ia tak menyebut pasti apa hubungan orang yang rumahnya digeledah itu dengan tersangka lainnya. "Ya kalau tidak kenal masa mereka merencanakan sesuatu bersama," katanya.
(tya/avi)











































