Hengky, sempat terjerat kasus narkoba juga sedikit membagi pengalamannya. "Lapas adalah sekolah terbaik. Di sini adalah tempatnya bertobat karena di luar tidak ada kesempatan lagi," ujar Hengky.
Ia berharap, para warga binaan bisa meningkatkan ibadah dan introspeksi diri. "Perbanyak ibadah, mohon ampun pada Tuhan, dan gunakan waktu untuk memperbaiki diri. Mudah-mudahan anda semua keluar dari sini jadi orang mulia," pungkas Hengky.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami datang ke sini ingin berbagi kasih sayang dan silaturahmi bersama perempuan Indonesia di mana pun, termasuk di sini," kata Camelia.
Camelia mengaku bersyukur bisa memberikan hiburan bagi warga binaan. "Saya bersyukur bisa menghibur di sini. Karena warga binaan memang membutuhkan hiburan," terangnya.
Kalapas Kelas II A Bandung Christina Sri Widiyastuti mengungkapkan, kegiatan hiburan yang digelar di Lapas Wanita Kelas II A Bandung dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri para warga binaan. Saat-saat mengundang orang luar sangat mereka tunggu.
Hal itu dikemukakan Christina kepada wartawan di sela peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan di Lapas Kelas II A Bandung, Jalan Arcamanik, Rabu (27/4/2011).
"Ini impian bagi mereka, apalagi ada momen di mana kia mengundang orang luar. Memang momen seperti ini sangat ditunggu," ujar Christina.
(tya/tya)











































