"Setelah terima laporan, kita langsung lakukan pengamanan sesuai prosedur. Tim penjinak bom kemudian memeriksa tas dan ternyata memang isinya hanya laptop dan perangkatnya," ujar Kapolsek Andir AKP RN Mulyadi kepada wartawan di lokasi, Sabtu (23/4/2011).
Dijelaskan Mulyadi, tas tersebut sebelumnya disimpan pria tak dikenal di depan counter kaos kaki. "Ciri-cirinya kurus, dia juga bawa anak kecil waktu nyimpen tas,"Β katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Isinya saya belum tahu. Tapi katanya memang ada SMS sebelum temuan tas itu. Pemiliknya belum diketahui sampai sekarang," jelasnya.
Temuan benda yang sempat diduga bom itu merupakan kedua kalinya. Jumat (22/4/2011) malam kemarin, ditemukan benda mencurigakan di Stasiun Bandung. Namun setelah diselidiki Gegana Polda Jabar, temuan bungkusan mencurigakan itu hanya berisi magicom.
"Ini merupakan respon dan sikap proaktif dari masyarakat, bagus. Artinya warga sudah tahu prosedur yang harus dilakukan dan kita akan lakukan pengamanan sesuai prosedur juga," pungkas Mulyadi.
Sementara, laptop dibawa Gegana ke Mapolda Jabar. "Laptonya dibawa sama petugas, mungkin untuk barang bukti," ujar salah seorang petugas keamanan Pasar Baru.
(ors/tya)










































