Maka itu, masyarakat saat ini mulai melirik produk-produk natural yang lebih alami dan ramah untuk tubuh. Untuk itu perusahaan afiliasi PT Inti yakni PT Widya Bhakti Inti yang bergerak di bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Pelatihan membuat Poliklinik Herbal dan Apotek Herbal untuk pengobatan baik karyawan, pensiun, maupun masyarakat umum.
"Secara studi empiris, pelayanan kesehatan melalui herbal bisa membantu menyembuhkan penyakit degenaratif dan penyakit-penyakit berat. Di Bandung, belum ada BUMN yang mempunyai klinik khusus herbal," ujar Dody Drajat selaku Direktur Administrasi dan Keuangan PT Widya Bhakti Inti yang menaungi Poliklinik dan Apotek Herbal saat ditemui di Poli Herbal, Jalan Moh Toha No 77 Bandung, Kamis (21/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembukaan Poli Herbal ini juga merupakan tambahan pelayanan, yang semula hanya klinik umum, gigi dan fisiotherapy.
Sama seperti Poliklinik lain, di Poli Herbal ini juga memakai dokter umum, namun tidak memberikan obat konvensional melainkan obat herbal. Di Poli Herbal ini juga membuka klinik Bekam, dan Akupresure.
"Kita berharap, masyarakat, karyawan, keluarga, pensiunan bisa mendapat solusi alternatif dari penyakit yang di deritanya. Pasien bisa memilih ingin pengobatan konvensional atau herbal," imbuh Dody.
Klinik Herbal ini buka setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Lokasinya tepat di samping PT Inti.
Dituturkan Dody, produk herbal yang digunakan dipasok oleh pabrik herbal di purwakarta dan sudah mendapat izin dari BPPOM.
"Pada dasarnya herbal ini bisa untuk semua penyakit. Hanya herbal ini memang perlu ketekunan. Tapi yang pasti herbal tidak akan berdampak apa-apa," terangnya.
(avi/ern)










































