Dishub Akan Bagi Operasional Angkot Jadi Dua Shift

Dishub Akan Bagi Operasional Angkot Jadi Dua Shift

- detikNews
Sabtu, 16 Apr 2011 15:21 WIB
Bandung - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung berencana membatasi operasional angkot. Di mana, waktu operasionalnya akan dibagi menjadi dua shift, yakni pada peak hour (jam sibuk) dan non peak hour (bukan jam sibuk).

Saat ini angkot tidak dibatasi jam operasionalnya di lapangan. Hal itu menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan di Kota Bandung.

"Nanti kita kerjasama dengan koperasi angkot untuk membuat sistemnya. Kita bagi jadi peak hour dan non hour," ujar Kadishun Kota Bandung Prijo Soebiandono saat dihubungi detikbandung, Sabtu (16/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya, kemungkinan jumlah angkot di lapangan akan dibatasi saat non peak hour. Sebab saat ini pada jam itu, angkot banyak yang ngetem untuk mencari penumpang. Ngetemnya angkot, kata dia, praktis membuat arus lalu lintas sedikit terganggu dan mengakibatkan kemacetan.

"Pada non peak hour itu mungkin hanya 50 persen angkot yang ada di lapangan. Tapi pada peak hour, baru angkot di lapangan turun 100 persen karena masyarakat memang membutuhkan angkot," jelasnya.

Pada jam sibuk, biasanya selalu terjadi kepadatan lalu-lintas di berbagai sudut di Kota Bandung. Biasanya, jam sibuk terjadi sekitar pukul 06.00-09.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB.

Namun, pemberlakuan pembatasan jam operasional tersebut akan dikembalikan ke pengusaha angkot. "Nanti terserah mau atau tidak. Yang jelas kita juga ingin
menolong pengusaha angkot agar tidak rugi," tandas Prijo. Ia menambahkan, diharapkan rencana tersebut bisa diwujudkan tahun ini.

(ors/ern)


Berita Terkait