Hindari Penonton Ilegal, Panpel Persib Banting Harga Tiket

Hindari Penonton Ilegal, Panpel Persib Banting Harga Tiket

- detikNews
Jumat, 15 Apr 2011 16:36 WIB
Hindari Penonton Ilegal, Panpel Persib Banting Harga Tiket
Bandung - Kabar gembira bagi bobotoh, terhitung mulai pertandingan Persib melawan PSPS Pekanbaru Senin (18/4/2011) mendatang, tiket masuk untuk menonton tim kesayangan turun 50 persen. Namun penurunan harga tiket hanya berlaku untuk di tribun utara dan selatan Stadion Si Jalak Harupat saja.

Hal itu diungkapkan Manager Persib Umuh Muchtar pada wartawan di RM Sederhana Jalan RE Martadinata, Jumat (15/4/2011). "Tiket saya turunkan 50 persen untuk di bagian tribun utara dan selatan. Tadinya Rp 20 ribu dijatuhkan jadi Rp 10 ribu per tiket. Yang lain normal, " ujar Umuh.

Diturunkannya harga tiket, dikatakan Umuh dilakukan agar harga lebih terjangkau dan penonton pun memilih membeli tiket daripada masuk melalui jalur ilegal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kita kemarin melihat banyak yang antusias untuk menonton tapi kelihatannya mereka tidak mencukupi uangnya. Selain itu untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, dariada memberikan oknum-oknum yang tidak jelas. Jadi lebih baik beli tiket aja," katanya.

Diungkapkan Umuh, dalam beberapa pertandingan sebelumnya, banyak penonton masuk tanpa tiket. Mereka disinyalir masuk dengan memberi imbalan pada oknum petugas keamanan. Hal itu terlihat dari jumlah pendapatan dari tiket masuk yang jauh dari kenyataan di lapangan. Hal itu membuat keprihatinan sendiri bagi Umuh.

"Saat pertandingan dengan Bontang semua bisa melihat, bahwa penonton itu di atas 20 ribu. Tapi kita cuma dapat dari penjualan tiket cuma 5.338. ini yang sangat menyakitkan. Sangat aneh. ini beberaa kali terjadi seperti ini," tuturnya.

Bahkan ia mengaku melihat sendiri bagaimana oknum membawa masuk penonton tanpa tiket. "Waktu itu petugas saya lihat di depan masih ada yang masih bergerombol bawa 5 orang. Daripada benturan. Ya sudah saya tinggalkan. Akhirnya saya melakpor ke ketua panpel," katanya.

Setelah itu menurutnya ada perubahan, di mana saat pertandingan melawan Persisam, pendapatan dari tiket pun kembali normal. "Kemaren bagus sudah ada perubahan. Normal. Kemaren cuma dapet tiket 4 ribuan lah. Tapi itu memang penontonnya tidak membludak. Paling, karena di selatan terlalu banyak orang, jadi akhirnya disuruh masuk saja gratis. Tapi ini jangan jadi kebiasaan," katanya.

(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini