"Sebagai keperluan penyelidikan, kami memeriksa rekaman CCTV yang berada di tempat ditemukannya surat berisi tulisan ancaman bom. Surat kaleng itu ditemukan depan meja front office lantai Lower Ground (LG)," jelas Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami.
Endang menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Kamis (14/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih kami lacak nomornya," terangnya.
Hingga kini, tutur Endang, sudah delapan saksi yang dimintai keterangan. Saksi itu antara lain satu petugas office boy yang menemukan surat teror bom, seorang resepsionis BEC yang menerima telepon bernada ancaman serupa dan sejumlah karyawan BEC.
(bbp/ern)











































