Wanda Wandi Operasi Pemisahan Pertama Bagi RSHS

Bayi Kembar Siam

Wanda Wandi Operasi Pemisahan Pertama Bagi RSHS

- detikNews
Senin, 11 Apr 2011 14:18 WIB
Wanda Wandi Operasi Pemisahan Pertama Bagi RSHS
Bandung - Jika operasi pemisahan kembar siam Wanda dan Wandi terlaksana, itu merupakan operasi pertama yang dilakukan RS Hasan Sadikin Bandung. Wanda Wandi baru akan dipisahkan saat usia mereka 1 tahun, yang jatuh pada September tahun ini.

Menurut Ketua Tim Khusus Dokter Wanda Wandi Prof Abdurachman, kondisi bayi kembar tersebut mengalami dempet di bagian pusar hingga dada. Hati, usus kecil, dan diafragmanya menyatu. Sementara jantung dan lambungnya ada dua.

"Tim ini terdiri dari berbagai macam dokter ahli. Semuanya siap dan akan terus melakukan observasi dan persiapan sampai waktunya pelaksanaan operasi," jelasnya saat jumpa pers di RSHS, Jalan Pasteur, Senin (11/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu menurut Anggota Tim khusus penanganan Wanda dan Wandi, dr Bustanul Arifin jika jadi dioperasi, bayi kembar siam Wanda dan Wandi bakal jadi yang
pertama dilakukan operasi pemisahan oleh RSHS.

"Ini bayi kembar siam ketujuh atau kedelapan yang pernah masuk ke RSHS. Tapi kalau jadi dioperasi dan berhasil, ini jadi yang pertama kali dilakukan di RSHS," kata Bustanul di tempat yang sama.

Dari seluruh bayi kembar siam yang pernah datang ke RSHS, menurut dia, semuanya tidak layak untuk menjalani operasi pemisahan. Sebab, kondisi bayi-bayi tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi.

"Ini yang pertama kali di sini. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar," ungkap Bustanul.

Dijelaskannya, rencana untuk mengoperasi Wanda dan Wandi merupakan sebuah tantangan tersendiri. Namun, untuk melakukan operasi, tim harus menunggu hingga usia bayi  kembar tersebut satu tahun dan siap menjalani operasi.

"Mudah-mudahan layak untuk dioperasi. Tadinya kita mau operasi di usia sembilan bulan, tapi di usia seigut belum sempurna dan peralatannya masih harus kita siapkan," jelasnya.

Selanjutnya, sambung Bustanul, tim akan terus berkoordinasi dan memeriksa secara terus-menerus kondisi bayi kembar tersebut.

"Kita masih lakukan rapat-rapat kecil sehingga pada saatnya nanti, bagian yang akan dioperasi tidak akan susah dicari. Dan kalau ini berhasil, ini akan membawa nama baik bagi RSHS dan Kota Bandung," tuturnya.

Bayi kembar siam laki-laki, Wanda dan Wandi, dilahirkan secara normal pada Selasa, 21 September 2010 lalu pukul 08.45 WIB. Lina Mawarti (21), ibu kedua bayi, melahirkan dengan bantuan dukun beranak dan bidan di rumahnya Kampung Cijagra RT 13 RW 05 Desa Ciroyom, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Bayi yang pertama keluar dari perut Lina adalah Wanda, sementara Wandi lahir satu menit kemudian.

Bayi tersebut masing-masing memiliki organ tubuh yang lengkap. Namun berdasarkan CT scan, organ yang menyatu yakni diafragma, usus halus, dan hati. Penyebab bayi menjadi kembar siam ini karena adanya keterlambatan pemisahan saat di dalam kandungan.

(ors/ern)


Berita Terkait