"Beberapa penyakit pada orang dewasa yang dapat dicegah dengan imunisasi antara lain hepatitis B, hepatitis A, tetanus, MMR, tifoid, influenza, pneumokok,
meningokok dan kanker serviks (leher rahim). Manfaat yang didapat dari pemberian vaksinasi tentu saja meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi biaya pengobatan dan tentunya meningkatkan produktivitas," ujar Ketua Satuan Tugas Imunisasi Dewasa Samsuridjal Djauzi dalam rilis yang diterima detikbandung, Senin (11/4/2011).
Dia menambahkan cakupan imunisasi yang tinggi akan menurunkan kekerapan penyakit (herd immunity), sehingga perlu peningkatan cakupan imunisasi dewasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sinilah, kata Samsuridjal, pentingnya promosi kesehatan mengenai pencegahan, yang salah satunya dilakukan oleh Dokter Keluarga.
Sementara itu Gunawan Basuki, Ketua Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) Cabang Jawa Barat, mengatakan Dokter keluarga merupakan dokter praktik umum penyelenggara pelayanan primer yang memberikan layanan personal, komprehensif, berkesinambungan dengan pendekatan holistik (menyeluruh), koordinatif, dan kolaboratif dengan tetap mempertimbangkan keluarga, komunitas dan lingkungan pasien.
Dokter keluarga melakukan pencegahan penyakit kronis dan membatasi kecacatan melalui penilaian risiko (riwayat kesehatan keluarga), pendidikan kesehatan, deteksi dini penyakit, pengobatan preventif dan perubahan perilaku. Manfaat yang jelas dirasakan oleh pasien dari dokter keluarga adalah adanya data kesehatan yang lengkap dan rapi sehingga rekomendasi pencegahan penyakit maupun pengobatan sesuai dengan kondisi pasien.
(ern/ern)











































