Hal itu disampaikan Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada wartawan di lokasi, Rabu (6/4/2011). "Kemungkinan pelakunya masih anak-anak atau orang dewasa yang badannya kecil. Karena lubang dinding gymsum di lantai 1 yang dibongkar diameternya cuma 50 centimeter," ungkap Endang.
Melihat tidak ada pembobolan di pintu kantor, Endang menduga pelaku sudah berada di dalam kantor, saat kantor ditutup. "Kayanya sudah ngumpet duluan. Karena dilihat dari pintu semuanya tidak ada yang dibongkar dari luar, pintu hanya bisa dibuka dari dalam. Nah untuk keluarnya, kita duga pelaku lewat atap di lantai 4," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Afuad (68), satpam Centrin Online yang menemukan kejanggalan pertama kali, mengaku datang pada pukul 06.15 WIB. Namun pintu susah dibuka dan baru berhasil dibuka sejam kemudian setelah membongkar rolling door dengan kawat.
Terkait dugaan pelaku bersembunyi di dalam sebelum kantor tutup, Afuad mengaku tadi malam pulang pukul 19.00 WIB. Ia mengaku tidak menemukan seorang pun di dalam kantor.
"Terakhir diperiksa sih enggak ada orang. Tapi ya memang saya enggak periksa sampai ke kolong-kolong meja," katanya.
Hingga saat ini Kantor Centrin Online masih dipasangi garis polisi. Kantor pun terpaksa tak beroperasi.
(ern/ern)











































