Barisan pertahanan dinilai jadi salah satu titik lemah tim Persib. Kala diserang tim lawan, pemain belakang kesulitan untuk membalikkan keadaan jadi menyerang.
"Kemarin kita ajarkan bagaimana bermain dalam zona dan finishing. Hari ini kita terapkan bagaimana pemain belakang lepas dari tekanan lawan," kata Daniel kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Selasa (5/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemain belakang bisa melakukannya dengan umpan jauh atau panjang dan langsung lakukan penetrasi ke pertahanan lawan," terangnya.
Selain itu, para pemain juga diajarkan saat menyerang tapi tiba-tiba harus bertahan. "Transisi dari menyerang kemudian bertahan atau sebaliknya, ini masih lemah," tutur Daniel.
(orb/bbp)











































