"Kesan saya, kongres kemarin sudah terlihat ada kompetensi dukung mendukung," beber Toni saat ditemui di rumahnya, Jalan Merak Ngibing, Selasa (29/3/2011).
Toni menjelaskan, hasil dari Kongres itu bakal mengeluarkan kebijakan strategis. Salah satu yang diinginkan segelintir orang adalah disinyalir untuk memuluskan langkah Nurdin Halid agar kembali menjabat sebagai ketua PSSI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya lihat karena ada yang mendukung Nurdin habis-habisan hanya 22 peserta, tidak akan efektif. Kalaupun ada voting, pasti Nurdin tetap kalah. 78 peserta waktu itu utuh ada di ruang Kongres, sementara 22 peserta lagi tidak tahu ada di mana," jelas Toni.
Namun, sambung dia, Kongres tiba-tiba dibatalkan dan diumumkan langsung Sekjen PSSI Nugraha Besoes melalui konferensi pers. Sebanyak 78 peserta kongres yang sudah hadir pun tidak diberi pemberitahuan sama sekali.
"Saya kecewa karena tidak ada yang bertanggungjawab dalam menjalankan Kongres. Anggota PSSI yang punya hak suara ditinggalkan begitu saja," ungkap Toni.
(orb/bbp)











































