Duh, Bus Wisatawan di Bandung Sering Dilempari

Duh, Bus Wisatawan di Bandung Sering Dilempari

- detikNews
Senin, 28 Mar 2011 17:38 WIB
Bandung - Kota Bandung kerap menjadi tujuan wisata bagi wisatawan nusantara dan mancanagera. Tapi kini harus waspada, bus pengangkut wisatawan sering dilempari orang tak bertanggung jawab. Wisatawan pun menjadi resah.

Hal itu diungkapkan Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Jabar Budi Triyono. Kejadian terakhir berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Selasa (22/3/2011) sekitar pukul 14.30 WIB.

Ia menuturkan, saat itu salah satu bus pariwisata yang ditumpangi siswa SMA Banyuwangi jadi sasaran pelemparan di kaca samping bagian belakang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Budi menduga pelakunya pengamen. Sepertinya, sambung dia, pengamen yang masuk ke dalam bus itu tidak terima setelah diminta keluar dengan alasan kenyamanan bagi penumpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu itu pengamennya masuk ke dalam bus. Pakaiannya tidak sopan. Oleh wali murid kemudian diminta keluar," ujar Budi saat ditemui di Sekretariat HPI Jabar, Jalan Martadinata, Kota Bandung, Senin (28/3/2011).

Menurut Budi, bus pariwisata itu diparkir di Sabuga karena siswa selesai melakukan kunjungan ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dan bersiap melanjutkan perjalanan ke tempat lain. Saat berangkat, kaca bus dilempari hingga pecah.

"Para siswa sempat panik, kok tiba-tiba kaca pecah. Tapi untuk menenangkan suasana, guide kami mengatakan kaca pecah karena perubahan suhu. Perjalanan pun tetap dilanjutkan," ungkap Budi yang mengaku tidak mengetahui benda apa yang dilempar oleh pelaku.

Selain itu, ungkap Budi, beberapa waktu sebelumnya sempat terjadi hal serupa di kawasan Jalan Cihampelas. Sebelum insiden pelemparan, guide sempat melarang pengamen masuk ke bus yang ditumpangi wisatawan asal Malaysia.

"Kalau yang di Cihampelas, itu dilempari di jalan. Tepatnya di bawah fly over Pasupati. Itu pelakunya pengamen. Beruntung, tidak ada yang luka," katanya sambil menambahkan benda yang dilempar pelaku itu berupa batu.

Saat ini yang dikhawatirkan adalah dampak ke depan dari beberapa kejadian yang ada. "Wisatawan jadi resah. Wisata itu kan menjual imej, kami khawatir imej Bandung ini malah jadi jelek di mata wisatawan," ungkap Budi.

(ors/asa)


Berita Terkait