Salah satu official tim Persib M Saefudin atau akrab dipanggil Tata, segera mencabut laporan dugaan penganiyaan yang dilakukan striker Persib Christian 'El Loco' Gonzales. Keduanya sudah sepakat berdamai.
Rencananya, Tata mencabut laporannya itu ke Polres Bandung pada Senin (28/3/2011).
"Keduanya sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Tapi secara formal, mekanismenya akan dilakukan pencabutan laporan oleh Tata," kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabar (PBB) Kuswara S Taryono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencananya Senin akan dilakukan pencabutan laporan," kata pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu.
Menurut Kuswara, keduanya menyadari insiden yang terjadi merupakan kesalahpahaman. Dan setelah kejadian tersebut, tim Persib akan memokuskan diri untuk menghadapi Persipura Wamena, di Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Minggu (27/3/2011).
"Masing-masing menyadari kekhilafannya, apalagi masih ada laga penting yang harus dihadapi Persib ke depan," terang Kuswara.
Sementara Wakil Direktur PT PBB M Farhan mengaku bersyukur perselisihan antara Tata dan Gonzales selesai. Hal itu pun menjadi pembelajaran bagi semua pihak.
"Saya juga kaget Kang Tata lapor polisi. Tapi ini jadi pelajaran buat kita semuanya," ungkap Farhan.
Striker Persib Bandung Christian 'El Loco' Gonzales dilaporkan ke Polres Bandung atas dugaan penganiayaan terhadap salah satu official Persib M Saefudin atau akrab dipanggil Tata. Laporan dibuat Tata Kamis malam (24/3/2011).
Tata melapor beberapa jam setelah pertandingan Persib menjamu Persiwa digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Dalam laga tersebut Persib menggilas Persiwa dengan skor 5-2.
(orb/bbp)











































