Polisi hingga kini masih terus menyelidiki aksi teror yang terjadi di Pos Polisi, Jalan Asia Afrika (Simpang Lima), Bandung. Siapa pelaku penyimpan benda yang semula dianggap bom itu belum terungkap alias masih gelap.
"Belum ada petunjuk siapa pelaku dan motifnya. Tapi kami akan terus kembangkan," ujar Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (23/3/2011).
Endang menjelaskan, terkait kasus ini pihak Polrestabes Bandung sudah memeriksa sedikitnya enam saksi. Beberapa saksi itu antara lain polisi lalu lintas Satlantas Polrestabes Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi teror bom terjadi di Pos Polisi, Jalan Asia Afrika (Simpang Lima), Kota Bandung, Sabtu pagi (19/3/2011). Sebuah kotak dus yang awalnya dicurigai bom ditemukan polisi lalu lintas di Pos Polisi tersebut. Setelah diledakan Tim Gegana Polda Jabar, di dalam kotak dus itu tidak ditemukan bahan kimia peledak. Namun, di dalam isi dus ditemukan lembaran kertas yang bertulis 'Tolak Pemilu dan R1 Mundur'. (bbp/bbp)











































