"Bila menemukan benda dicurigai bom, jangan main buka sendiri. Serahkan pada ahlinya. Karena polisi punya tim penjinak bom," jelas Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami saat berbincang bersama detikbandung via ponsel, Minggu (20/3/2011).
Menurut Endang, temuan dari masyarakat terhadap benda mencurigakan yang diduga bom sudah sepatutnya dilaporkan kepada polisi. Sehingga, pohak berwajib bisa segera mengatisipasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endang mencontohkan, pada Sabtu malam (19/3/2011), salah seorang warga yang tinggal di daerah Manglayang, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, mengaku curiga dengan paket terbungkus karung plastik yang dikirim ke rumah. Warga itu segera melapor polisi. Setelah dicek, tim Gegana Polda Jabar memastikan kiriman paket asal Iran itu isinya bukan bom. Polisi menyatakan isi paket tersebut berupa sejumlah buku pelajaran Islam.
Sementara sebelumnya, aksi teror terjadi di Pos Polisi, Jalan Asia Afrika (Simpang Lima), Kota Bandung, Sabtu pagi (19/3/2011). Sebuah kotak dus yang awalnya dicurigai bom ditemukan di Pos Polisi tersebut. Setelah diledakan Tim Gegana Polda Jabar, di dalam kotak dus itu tidak ditemukan bahan kimia peledak. Namun, di dalam isi dus ditemukan lembaran kertas yang bertulis 'Tolak Pemilu dan R1 Mundur'.
(bbp/ern)











































