"Positifnya, dengan maraknya bom akhir-akhir ini membuat masyarakat sekarang hati-hati. Negatifnya masyarakat menjadi takut," ujar Yesmil saat dihubungi melalui telepon, Minggu (20/3/2011).
Menurutnya sikap masyarakat yang menjadi waspada dengan melaporkan jika menemukan atau mendapatkan paket atau benda mencurigakan, itu sudah bagus. Memang harusnya seperti itu. "Tapi selama ini kan, warga tidak tahu bagaimana cara melapor. Ini karena lagi ramai saja," cetusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat penegak hukum, menurutnya, baru bergerak jika sudah ada insiden. Ketidaksiapan aparat penegak hukum tersebut, kata Yesmil, membuat masyarakat menjadi parno. "Masyarakat di kita tidak diedukasi untuk menghadapi teror kaya begini, makanya menjadi parno.
Ke depan, kata Yesmil, dibutuhkan early warning system jika ada bom. "Masyarakat harus sudah mulai diedukasi agar tak menjadi takut, namun waspada," kata Yesmil.
(ern/ern)










































