Kakanwil Kemenkumham Jabar M Nasir Almi tidak segan menindak petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) yang nyambi menjadi sindikat narkotik. Sanksi yang ditawarkan pun tidak main-main, Nasir bakal memecat petugas yang terbukti terlibat.
"Sanksi ini berlaku bagi kalapas dan sipir. Bila terbukti terlibat, kami akan pecat!" tegas Nasir dengan suara lantang saat berbincang bersama detikbandung via ponsel, Kamis (10/3/2011).
Nasir menjelaskan, apabila diketahui oknum-oknum petugas turut andil memuluskan peredaran beragam jenis narkotik di lapas, pihaknya langsung menyerahkan kepada kepada polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait salah satu sipir Lapas Banceuy berinisial CE yang menjadi kurir sabu yang dikendalikan napi di lapas tersebut, Nasir belum menentukan sikap. "Dia kan sudah ditangka sama polisi. Kalau memang terbukti bersalah, ya sanksinya dipecat," tutur Nasir.
Satu kilogram ganja coba diselundupkan orang tak dikenal ke Lapas Kelas II A Narkotika Banceuy, di Jalan Soekarno-Hatta. Namun, upaya penyelundupan itu keburu terbongkar petugas Lapas. Upaya penyelundupan diperkirakan terjadi Rabu (9/3/2011) dini hari. Satu kilogram ganja yang dibungkus plastik bening, kardus kemasan susu formula, dan kantong kresek hitam itu, ditemukan salah satu petugas Lapas yang bernama Suwardi sekitar pukul 05.00 WIB.
Selain itu, salah seorang sipir Lapas Banceuy berinisial CE (54) juga diciduk polisi dari satuan Polda Jabar, Selasa (8/3/2011). Dia ditangkap di sekitar area Lapas karena nyambi jadi kurir sabu-sabu. (bbp/bbp)











































