Sipir Jadi Kurir, Napi Jadi Bandar

Sabu di Lapas Banceuy

Sipir Jadi Kurir, Napi Jadi Bandar

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 09 Mar 2011 15:58 WIB
Sipir Jadi Kurir, Napi Jadi Bandar
Bandung - Bekerjasama mengedarkan sabu, sipir dan napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy ditangkap polisi. Keduanya ditangkap berserta barang bukti sabu seberat 2,3 gram.

Dua tersangka yang diringkus yakni oknum sipir Lapas Banceuy berinisial CE (54) dan seorang napi Lapas Banceuy bernisial NU (43).Β 

Diungkapkan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Nugroho Aji keduanya berbagi tugas. CE bertugas sebagai kurir dalam kasus ini, sementara NU diduga sebagai bandar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga kini kami masih menyelidiki asal muasal sabu itu bisa masuk ke Lapas Banceuy," katanya saat ditemui di Mapolda Jabar, Rabu (9/3/2011).

Terbongkarnya kasus tersebut berawal dari informasi yang menyebutkan di Lapas Banceuy ada peredaran narkoba jenis sabu. Polisi pun mencurigai keterlibatan sipir Lapas Banceuy.

Polisi pun mendatangi rumah dinas oknum sipir tersebut. Di dalam rumah tersebut ditemukan barang bukti sabu seberat 2,3 gram atau senilai 7 juta rupiah. Sabu yang terbungkus plastik bening itu ditemukan di dalam bungkus rokok.

Setelah dicokok polisi, CE pun berkicau. Dia mengakui bahwa sabu tersebut diperoleh dari napi yang berinisial NU. Napi ini adalah mantan petugas polisi di wilayah Polda Jabar. Dia dipecat pada 2001 karena kasus narkoba jenis sabu.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas pun menangkap NU yang menghuni sel di blok E 14 Lapas Banceuy ini. "Kami menangkap NU di dalam tahanan. NU mengakui kalau sabu itu miliknya," tukas Nugroho.



(afz/afz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads