Kapolsek Sumur Bandung AKP Bodhy Widodo mengatakan peristiwa tersebut terjadi antara pukul 04.00-05.00 WIB tadi. Korban tewas seketika dan jasadnya diboyong ke kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).
"Korban usianya sekitar 30 tahun. Kami tidak menemukan tanda pengenal atau identitas di lokasi kejadian. Diduga korban pemulung, sebab sejumlah pemulung yang tinggal di pinggir rel mengenali korban," kata Bodhy saat dihubungi wartawan via telepon, Jumat (4/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban tewas dengan kondisi megenaskan. Melihat kondisi tubuh terbelah dua, berarti kereta yang menabrak itu dalam kecepatan tinggi," jelas Bodhy.
Petugas jaga di pintu perlintasan Jalan Merdeka, Tatang mengatakan, kereta yang melintas pada pukul 04.00 WIB itu ialah lokomotif kereta api Pasundan. Menurut Tatang, lokomotif itu berangkat dari Stasiun Bandung menuju ke Stasiun Kiaracondong.
"Diduga korban ditabrak lokomotif itu. Soalnya jam empat pagi hari tadi jadwal lokomotif Pasundan. Tapi saya tidak tahu kejadian, soalnya bagian shif malam yang melihat," jelas Tatang.
(bbp/avi)











































