Penjahat Bersenpi Tebar Teror di Kota Bandung

Penjahat Bersenpi Tebar Teror di Kota Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 02 Mar 2011 18:11 WIB
Bandung - Belum juga terungkap perampok berbekal senjata api di Bank BTN Bojongsoang, kasus yang nyaris serupa kembali terjadi di Kota Bandung. Pelaku kejahatan menggunakan senjata api beraksi di BPR Karyajatnika Sadaya (KS), Jalan Wastukencana, Selasa malam (1/3/2011).

Pelaku pun kian berani melancarkan aksi kriminalnya. Bahkan, pelaku tak segan-segan melukai hingga membunuh orang yang berupaya menghalangi. Tebar teror senjata api membuat warga pun gelisah.

"Jelas resah dengan teror pelaku kejahatan saat ini. Mereka makin nekat dan berani. Apalagi dibekali senjata api. Saya minta polisi meningkatkan pengamanan di titik-titik rawan kriminal," ujar Tri Ispranoto (21), warga Jalan Wastukancan, saat berbincang bersama detikbandung, Rabu (2/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senada diutarakan Ilham P (27), warga Jalan Lodaya. "Pastilah was was dengan aksi penjahat yang membawa pistol. Saya minta polisi lebih meningkatkan keamanan di tempat-tempat publik. Bila tertangkap, pelaku harus dihukum seberat-beratnya," pinta pria penyuka musik rock ini.

Kapolda Jabar Irjen Pol Suparni Parto mengatakan pelaku kejahatan kian hari terus mengasah tajinya. Tak hanya itu, ritme pelaku kriminal makin berkualitas. Contohnya modus menggunakan senjata api dan menyamarkan identitas dengan menutup wajah saat melakukan tindak kriminal.

"Saat ini pola pelaku kejahatan memang terus meningkatkan kualitas kejahatannya. Tentu kita juga lebih meningkatkan untuk memberantas pelaku-pelaku kejahatan di Jawa Barat," kata Suparni di Gedung Bhayangkara, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (2/3/2011).

Bagaimana kabar kasus perampokan Bank BTN Bojongsoang? Polrestabes Bandung saat ini mengaku masih menyelidikinya. Belum ada perkembangan berarti atau penangkapan satu pun pelakunya.

"Kesulitan kami karena para saksi-saksi tidak mengenal wajah pelaku," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto di Graha Bhayangkara, Jalan
Cicendo, Kota Bandung, Rabu (2/3/2011).

Jaya mengaku pihaknya tidak tinggal diam. Pengusutan dan proses penyelidikan terus digulirkan. "Mudah-mudahan doakan saja ada titik terang kasus tersebut," jelas Jaya.

Mengenai kasus di BPR KS, Jaya menyatakan sementara ini pelaku diketahui beraksi seorang diri. Namun, hal tersebut perlu diselidiki kembali.

Kasus-kasus yang belum terungkap di Kota Bandung tentu saja menjadi pekerjaan rumah korps Polri terutama jajaran Polda Jabar dan Polrestabes Bandung. Serumit apapun kasusnya, tentu saja menjadi tantangan bagi polisi untuk memecahkan masalah. Masyarakat senantiasa memantau kinerja aparat penegak hukum ini. Serta bakal memuji keberhasilan polisi bila menuntaskan tindakan-tindakan yang melanggar hukum.

"Kasus perampokan yang belum terungkap di Kota Bandung tetap menjadi atensi kami. Kami terus berusaha mengungkapnya," jelas Jaya.

Kamis siang, 17 Februari 2011 lalu, sekitar pukul 13.30 WIB Bank BTN di Jalan Buahbatu disatroni perampok. Mereka berhasil membawa lari Rp 60 juta dan juga membawa CCTV di dalam bank. Pelaku yang diduga empat orang itu mengikat enam karyawan yang berada di bank.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads