Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto mengatakan saat memasuki kantor BPR KS, pelaku terlihat tenang. "Hebatnya dia tenang dan jalannya santai. Dia tidak terlihat tergesa-gesa saat masuk ke dalam kantor," ujar Jaya di Gedung Graha Bhayangkara di Jalan Cicendo, Rabu (2/3/2011).
Sayangnya, gerak gerik pelaku di dalam tidak terpantau, karena CCTV hanya ada di halaman kantor. Sementara di dalam kantor tidak. "Tapi di CCTV enggak ada gambar saat pelaku keluar dan motornya yang katanya dipakai lari juga tidak terlihat," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kualitas gambar bagus, namun pelaku tidak dikenal karena menggunakan helm dan menutup wajahnya dengan masker," katanya.
Selasa malam (1/3/2011) pukul 22.00 WIB, BPR KS di Jalan Wastukancana disatroni seorang yang diduga akan merampok. Ia mengetuk pintu lalu saat dibuka satpam Ahmad, dia menodongkan pistol. Ahmad sempat menangkis, dan pelaku akhirnya menembak Ahmad di bagian leher. Tak hanya Ahmad, office boy bank juga yang bernama Dudi diduga ditembak di bagian kepala.
Untuk Dudi, ada dua versi. Polisi menyatakan Dudi dihantam benda tumpul hingga pendarahan. Sementara pihak RS menyatakan dari hasil rontgen, di kepala Dudi ditemukan benda asing. "Dari hasil rontgen memang ditemukan benda asing, tapi apakah peluru atau bukan saya tidak tahu. Itu nanti akan keluar divisum," kata Jubir IGD RSHS Melanie Chintya. Menurutnya di kepala Dudi memang ditemukan luka dan memar.
(ern/ern)











































