PSSI Jabar Kritik Menpora

PSSI Jabar Kritik Menpora

- detikNews
Senin, 28 Feb 2011 22:31 WIB
Bandung - Ketua Pengda PSSI Jabar Tony Apriliani menyebut berlarut-larutnya kisruh di tubuh PSSI adalah akibat Menpora Andi Mallarangeng mengintervensi PSSI, yang sudah jelas memiliki aturan main sendiri. Ia menilai Menpora tak berpengalaman dalam organisasi.

Penilaian tersebut dilontarkan Tony dalam diskusi "Di Balik Kisruh Suksesi Ketum PSSI" yang diselenggarakan Pengurus Daerah Jabar Perhimpunan Jurnalis Indonesia, di Ruang Burangrang Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung, Senin (28/2/2011).

"Selama ada PSSI sejak tahun 1952, baru sekarang terjadi kisruh seperti ini. Kenapa sekarang jadi masalah pada saat kepemimpinan menpora yang ini. Saya lihat dia kurang pengalaman dalam organisasi. Lihat saja organisasi KNPI di bawah kepemimpinan dia, sekarang pecah jadi 2 kubu. Apa PSSI mau dibuat begitu juga," kritik Tony.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun menuturkan, menanggapi kongres yang akan dilakukan pada akhir Maret ini, masyarakat diimbau untuk tidak terpancing emosi. Ia khawatir itu justru akan merugikan dunia persepakbolaan Indonesia.

"Yang saya tahu, di FIFA itu ada klausul yang bisa saja mengangkat ketua umum seumur hidup. Jangan sampai seperti itu karena kita terlalu emosi malah kita yang rugi. Kan nggak mau kalau sama dia (Nurdin --red) terus," katanya.

Ia menuturkan, pemilihan Ketum PSSI telah diatur dalam aturan FIFA yaitu standard electoral code yang harus ditempuh. "Ini semua ada mekanisme, ikuti saja dulu," tutur Tony.

Dalam mekanisme tersebut, jumlah suara yang sebelumnya berjumlah 560 suara kini hanya menjadi 108 suara yang diwakili oleh pengcab, pengda, klub sepakbola, asosiasi sepakbola dan lainnya.





(ern/krs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads