Penandatanganan MoU lanjutan kerjasama ini ditandai dengan pemberian cinderamata Kujang dari Unpad, dan buah Durian serta Pisang dari Malaysia.
Hingga saat ini sudah ada 208 mahasiswa yang terbagi dalam 5 angkatan yang mengikuti program ini. "Sekarang angkatan pertama sudah masuk tahun ke 4 kuliah di UKM dan sedang akan menamatkan pelajaran pada tahun 2012," ujar Naib Concelor UKM, TBhg Prof Tan Sri Dato' Wira Dr Sharifah Hapsah Syed Hasan Shahabudin di Unpad, Jalan Dupatiukur Senin (28/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mahasiswa UKM yang ada di Unpad belajar hanya 3 tahun saja, sisanya mereka belajar langsung di rumah sakit di Malaysia," terangnya.
Di tingkat pascasarjana, kerjasama antara Fakultas Kedokteran Unpad dan Fakulti Perubatan UKM terjalin pada bidang ortopedi. "Kini terdapat pengajar ortopedik dari Unpad yang menjalani latihan klinikal di Jabatam Ortopedik UKM," terangnya.
Sayangnya, dari kuota 50 orang mahasiswa tiap satu angkatan, hanya tidak pernah sampai memenuhi angka tersebut. "Tidak pernah sampai penuh 50, karena ada kriteria tersendiri juga, mungkin banyak yang tidak memenuhi kriteria baik dari Unpad maupun dari UKM," jelasnya.
Karena menurut Sharifah, ada beberapa tes dan interview yang harus dilewati para mahasiswa. "Kita lihat nilai akademiknya, bahasa juga, dan psikotes," jelasnya.
Ditempat yang sama Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan pihaknya pernah meraih penghargaaan atas kerjasama pendidikan dengan Malaysia. "Intinya penghargaan itu bisa didapat karena kerjasama Unpad dan UKM," ujar Ganjar.
Ganjar berharap kerjasama dengan UKM tidak hanya di fakultas kedokteran saja, tapi juga fakultas-fakultas lain di Unpad.
"Di sini hadi dekan dan dosen fakultas lain di Unpad, semoga nanti kedepannya juga bisa kerjasama," kata Ganjar dalam sambutannya.
(avi/ern)










































