Wah, Ada Perpustakaan di Mal!

Wah, Ada Perpustakaan di Mal!

- detikNews
Jumat, 25 Feb 2011 12:32 WIB
Wah, Ada Perpustakaan di Mal!
Bandung - Bagi Anda yang sering jalan-jalan ke Mal, khususnya Mal BIP mungkin tidak pernah melihat ada perpustakaan yang terselip di antara ratusan tenant. Perpustakaan tersebut sebetulnya sudah ada sejak Desember 2010.

Perpustakaan yang berada di lantai 2 depan pintu masuk Plaza 2 Matahari ini memang berada di sudut. Dilihat sekilas, memang tidak tampak seperti perpustakaan.

Perpustakaan ini luasnya sekitar 1,5x3 meter, di dalamnya ada beberapa rak yang di dalamnya tersusun rapi aneka buku bacaan. Mulai dari buku anak-anak hingga buku untuk umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di beberapa sudut ada meja dan kursi kecil untuk anak-anak, juga ada sofa kecil berbentuk kotak. Ruangan ini cukup nyaman dengan alas karpet dan dekorasi yang berwarna warni.

Menurut Markom Manajer Mal BIP, Tubagus Feisal, perpustakaan ini merupakan hasil kerjasama dengan Departemen Pendidikan dan LSM Edukasia.

"Mal kan biasanya kesannya komersil. Tapi dengan perpustakaan ini juga jadi ada program sosialnya," ujar Bagus kepada detikbandung.

Jumlah buku yang ada di perpustakaan ini sekitar 500 buah. Buku-buku tersebut merupakan sumbangan Departemen Pendidikan dan partisipan yang ingin menyumbang.

Menurut Bagus, perpustakaan tersebut bukan sekadar perpustakaan. Di sana banyak kegiatan yang bisa diikuti, seperti diskusi, bedah buku, atau bedah film.

"Ini seperti semi learning center. Tapi tujuan utamanya ya untuk customer. Misalnya suami yang nunggu istrinya belanja, atau anak-anak yang malas untuk ikut belanja, bisa santai sambil baca di sini," tutur Bagus.

Perpustakaan ini tidak menyewakan buku. Anda tinggal mengisi buku tamu dan bisa langsung membaca di tempat tanpa membayar alias gratis.

Diakui Bagus, memang para pengunjung belum banyak yang tahu tentang keberadaan perpustakaan ini. Sejak dibuka Desember lalu hingga saat ini, setiap harinya baru sekitar 8 sampai 10 orang yang datang ke perpustakaan ini.

"Awarnesnya masih rendah, jadi kita sendiri belum melakukan campaign kepada masyarakat. Baru informasi lewat sound building Secara umum belum dilakukan campaign," jelas Bagus.

Alam, salah satu pengunjung perpustakaan awalnya tidak menyangka tempat tersebut perpustakaan gratis. Ia pun sempat segan untuk masuk ke dalam. "Tapi bagus, keren. Jarang ada perpus di mal. Saya pernah liat udah sejak lama, tapi saya kira jualan buku," ujar Alam yang baru pertama kali datang ke Perpustakaan tersebut.

Sambil nunggu teman mau nonton bareng atau makan siang di BIP datang saja ke perpustakaan. Sambil menunggu dapat ilmu.
(avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads