Hingga saat ini Indonesia belum memiliki blueprint kelistrikan. Karena itu, diharapkan, ITB dan berbagai stakeholder yang hadir sebagai peserta akan melahirkan terobosan baru untuk solusi kelistrikan di Indonesia.
"Dasarnya, ITB ingin memberikan sumbangan yang nyata pada ketenagalistrikan di Indonesia. Tujuan seminar adalah untuk memformulasikan solusi ketenagalistrikan," ujar Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Wawan Gunawan, dalam press confrence 'ITB Terpanggil, Masa Depan Listrik Indonesia' di Gedung PLN-ITB, Jalan Ganeca, Kamis (24/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ekosistem kelistrikan harus jadi basis pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.
Seminar akan diikuti oleh berbagai stakeholder seperti perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang kelistrikan, bahkan anggota DPR RI komisi VII pun akan ikut ambil bagian agar hasil seminar ini dapat menjadi pertimbangan bagi pembuat kebijakan.
Dalam press confrence tersebut, dilakukan pula penandatanganan kerjasama antara ITB dan Medco Power Indonesia (MPI) dengan memberikan pendanaan pada Lembaga Penelitian ITB untuk melakukan penelitian proyek produksi listrik dengan basis clean energy yang lebih efisien.
"Ini semua adalah wujud kepedulian kamu untuk terus mendukung kegiatan riset bagi kemajuan energi Indonesia," tutur Fazil Erwin Alfitri, CEO Medco Power Indonesia. Hadir pula dalam acara tersebut Founder Medco, Arifin Panigoro.
(tya/ern)










































