PSSI Jabar Nilai Ada yang Bias di Statuta PSSI

PSSI Jabar Nilai Ada yang Bias di Statuta PSSI

Oris Riswan Budiana - detikNews
Kamis, 24 Feb 2011 13:30 WIB
PSSI Jabar Nilai Ada yang Bias di Statuta PSSI
Bandung -

PSSI Jabar mengaku belum memiliki sikap terkait dukungannya terhadap salah satu calon ketum PSSI. Namun mereka menilai ada yang bias di statuta PSSI, terkait tidak diloloskannya dua bakal calon ketum baru.

"Kami belum bersikap soal hal itu (calon ketum PSSI -- red). Tapi kami akan menampung aspirasi dari teman-teman dan memperjuangkannya di Kongres," ujar Ketua PSSI Jabar Toni Apriliani, usai beraudiensi dengan massa di Aula Sekretariat Pengda PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Bandung, Kamis (24/2/2011).

Menurut Toni, semestinya tidak ada pasal yang menggagalkan George Toisutta dan Arifin Panigoro dalam proses seleksi. Namun, berdasarkan hasil verifikasi PSSI, keduanya dinyatakan tidak lolos dalam pencalonan bursa ketum PSSI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut tim verifikasi hanya dua orang itu yang memenuhi syarat. Tapi ada aturan di statuta PSSI yang bias. Kalau memang mau fair, ya semua calon diloloskan," jelasnya.

Ia menilai khusus Geoge Toisutta, PSSI Jabar sudah melakukan verifikasi dan menyatakannya layak untuk lolos dalam bursa pencalonan ketum PSSI. "Pak George layak untuk lolos," katanya.

Sementara itu, massa Forum Masyarakat Peduli Sepakbola Jawa Barat (Formas-PSJB) membubarkan diri sekitar pukul 11.30 WIB setelah beraudiensi dengan ketum PSSI dan para pengurus lainnya. Menurut perwakilan massa Indra Wardana, pihaknya mengaku puas atas hasil audiensi.

"Kami puas dengan hasil audiensi dan mudah-mudahan PSSI Jabar bisa membubarkan keinginan kita," jelasnya.

(orb/bbp)


Berita Terkait