Mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB berinisial RW mengakui sebagai penggantung kepala babi. Ternyata ia telat menancapkan kepala babi pada Jumat (11/2/2011), pada pukul 23.30 WIB. Namun pihak keamanan kampus baru mengetahui ada kepala babi yang dipasang RW itu pada Rabu (16/2/2011) siang.
"Para saksi mahasiswa yang diperiksa itu mengaku pesta barbeque dengan memanggang dan memakan babi. Usai acara itu, RW mengambil kepala babi," jelas Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami di Mapolrestabes Bandung, Jumat (18/2/2011).
Dari keterangan RW yang diperisa penyidik Polrestabes Bandung, kepala babi yang tergeletak itu lalu diambil dan ditancapkan menggunakan besi. Ia lalu memasangya di sekitar lokasi yang menghubungkan Labtek V dan VI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Endang, pesta barbeque itu dilakukan mahasiswa FSRD pada Jumat (11/2/2011). Perayaan tersebut sebagi bentuk suksenya acara bazar seni.
Dari data polisi, RW tercatat sebagai mahasiswa FSRD ITB jurusan seni rupa semester 6. Polrestabes Bandung saat ini sudah memeriksa 13 saksi yang terdiri dari 8 mahasiswa FSRD ITB dan 5 satpam.
(bbp/tya)











































