Pasca Teror, ITB Larang Mahasiswa Berada di Kampus Malam Hari

Pasca Teror, ITB Larang Mahasiswa Berada di Kampus Malam Hari

- detikNews
Jumat, 18 Feb 2011 15:27 WIB
Pasca Teror, ITB Larang Mahasiswa Berada di Kampus Malam Hari
Bandung - Pasca aksi teror di lingkungan kampus ITB, sejak Kamis malam (17/2/2011), dilakukan operasi khusus sejak malam hingga dini hari. Sekitar 14 orang keamanan berpatroli di lingkungan ITB. Mahasiswa juga dilarang berada di kampus di atas pukul 23.00 WIB, kecuali untuk penelitian.

Hal itu dikatakan Kepala Keamanan Ketertiban dan Kesehatan Lingkungan (K3L) ITB, Harman Aziwibowo, seperti yang detikbandung kutip pada website resmi keluarga mahasiswa ITB.

"Saat ini tiap malam mulai kemarin malam ada operasi khusus beranggotakan 14 orang melakukan patroli secara random dan kami sendiri menjaga di ITB sampai dini hari," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, mahasiswa pun dilarang berada di area kampus di atas pukul 23.00 WIB. "Mohon agar setelah jam 23 meminta mahasiswa tidak lagi ada di kampus kecuali penelitian dg ijin dari WRSO (Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Organisasi-red)," tulis Harman dalam emailnya yang ditujukan pada dosen ITB, seperti yang dimuat website KM ITB.

Harman juga meminta bagi siapa pun yang melihat orang tak dikenal dan gerak geriknya mencurigakan diminta segera menghubungi K3L.

Kampus ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, dihebohkan dengan kabar tergantungnya kepala babi di dekat kolam Indonesia tenggelam yang berada di tengah-tengah kampus, Rabu (16/2/2011). Foto kepala babi yang dalam kondisi sudah terpanggang itu ramai di twitter ITB dan juga forum diskusi Kaskus. Tak hanya itu ada juga foto toilet yang terbakar.

Ada empat titik yang diketahui terbakar yaitu Labtek V lantai 2 depan Lift, Labtek VIII di toilet lantai 1, belakang comlabs dekat saluran AC dan kamar mandi TVST. Sementara pembakaran terjadi pula di sejumlah tong sampah. Kabar itu kontan membuat heboh lingkungan ITB. Bahkan foto-foto tempat terbakar itu beredar di dunia maya.

(ern/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads