Acara garapan Itenas bekerjasama Karawitan Sri Katon itu dilaksanakan pada Sabtu (19/2/2011), mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Selain itu akan ada pertunjukan Kirab Dalang, Kirab Pradangga, Sendra Tari dan Campursari.
"Dalang yang tampil itu merupakan tiga generasi. Mereka yakni dua tentara dan satu mahasiswa. Dalam pertunjukan nanti, ketiga dalang itu menyatu di satu panggung," jelas Ketua Panitia, Mas Yan, saat jumpa pers di Itenas, Jumat (18/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bersatunya tiga dalang berbeda generasi ini merupakan pertama di Indonesia dan dunia. Mereka bukan satu persatu tampil, tapi salin berkolaborasi," jelas Yan.
Lakon yang dibawakan tiga dalang itu bertajuk 'Brubuh Kurawa (Tawur Getih Tegal Kurusetra)'. "Karena konsepnya klosal, maka panggung dibuat megah. Selain itu nanti juga memadukan unsur seni budaya dan teknologi," kata Yan.
Dalang Ki Amanu Prawiro Sudjono merupakan purnawirawan yang terakhir bertugas di Pusenkav TNI AD. Sementara Ki Gempur Widodo Dwija Carito yang nama aslinya Dwi Prasetyo BW masih aktif bertugas sebagai TNI AD mejadi guru militer di Secapa AD. Dalang muda yakni Dhimas Hariyanto A Juwono tercatat sebagai mahasiswa jurusan pendalangan angkatan 2008 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
(bbp/ern)










































