Dikutip detikbandung dari website resmi Keluarga Mahasiswa (KM) ITB, Kepala Keamanan Ketertiban dan Kesehatan Lingkungan (K3L) ITB, Harman Aziwibowo, membeberkan kejadiannya. Berikut kronologinya:
Pada hari Rabu tanggal 16 Februari 2011 pukul 02.15 WIB, satpam menerima laporan bahwa ada api di Labtek V lantai II Informatika, setelah diperiksa ternyata sumber api adalah sebuah tong sampah. Satpam yang melihat kejadian tersebut segera memadamkan api dengan cara menyiramkan air menggunakan ember yang berada di kamar mandi sebelah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tersisa dengan menyiramkan air menggunakan ember yang berada di wc sebelah.
Lalu Rabu siang (16/2/2011), pada pukul 14.30 WIB, ada laporan dari Dit SP Bapak Dedi Sopandi bahwa ada tong sampah kecil terbakar di samping gedung Comlab, namun setelah diperiksa ternyata sudah dibersihkan oleh cleaning service.
Pukul 06.00 WIB (16/2/2011), satpam menemukan blower yang berada di wc wanita gedung TVST lantai bawah sudah terbakar.
Keesokan harinya, tanggal 17 Februari pukul 21.OO WIB ditemukan kejadian tombol Lift di Labtek 8 dibakar
Sementara itu untuk aksi penggantungan kepala babi di jembatan antara Labtek 5 dan 6, Harman menyatakan jika itu tak ada hubungannya dengan aksi pembakaran. Kepala babi yang digantung merupakan sisa pesta seni mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) pada Jumat 11 Februari 2011.
(ern/ern)










































