"Informasi yang saya peroleh pelaku berhasil bawa uang dari brankas sekitar Rp 60 juta," ujar Jaya ditemui di lokasi, Kamis (17/2/2011).
Menurut Jaya, pelaku tak merusak brangkas bank. Para pelaku mengancam karyawan yang sedang hamil untuk membuka brangkas. "Jadi pelaku bawa karyawan yang sedang hamil dan minta dia buka brangkas. Sekarang karyawan yang hamil itu lagi shock," ungkap Kapolrestabes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Jaya mengatakan hingga saat ini belum diketahui pelaku kabur menggunakan kendaraan apa.
Sebelumnya menurut Satpam Bank Doni, perampokan terjadi pukul 13.30 WIB. Saat itu kondisi bank sepi. Pelaku datang berpura-pura sebagai nasabah. Pertama, dua orang pelaku masuk dan disusul dua pelaku lainnya.
Dua pelaku terakhir tiba-tiba menyeret Doni. Kemudian pelaku lainnya menodongkan pistol ke arah teller. Enam karyawan yang berada di dalam bank, kemudian diikat tangan dan kaki menggunakan lakban. Tak hanya itu, mulut dan mata pun dilakban pelaku.
(ern/ern)










































