Striker Persib Bandung Pablo Frances gagal menjebol gawang Semen Padang dari titik penalti. Pablo hanya satu-satunya pemain yang berani memutuskan sebagai eksekutor.
Hal tersebut diungkapkan Pelatih Persib Bandung Daniel Roekito saat jumpa pers usai pertandingan di Stadion Siliwangi, Rabu (9/2/2011).
"Para pemain saya panggil. Siapa yang mau menjadi eksukotor penalti. Tapi mereka tidak siap. Hanya Pablo yang berani," jelas Daniel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Gonzales terlihat beban. Jadi tidak berani jadi eksekutor," ungkapnya.
Daniel menuturkan, penalti itu merupakan gol yang mudah diciptakan. Akibat gagalnya Pablo menjebol melalaui titik penalti, skuad Persib makin terpuruk mentalnya.
"Pemain frustasi. Permainan juga menjadi monoton. Saya kecewa berat," ujar Daniel sambil menyluut sebatang rokok di tangan kanannya.
Manajer Persib Umuh Muchtar juga tidak bisa menyembunyikan kekecewaam. Kendati hasil pertandingan imbang 1-1, Umuh menilai penampilan tim Maung Bandung tidak maksimal. "Saya kecewa. Permainan Persib tidak ada pola," ungkap Umuh.
(bbp/ern)










































